XII-AGAMA 1 = Angkatan 26

XII-AGAMA 1 = Angkatan 26

Jumat, 08 Juli 2016

Bolehkah Membayar Zakat Fitrah Dengan Uang?


Bolehkah Membayar Zakat Fitrah Dengan Uang?


Jawaban

Wa’alaikumussalam Wr. Wb.
Terimakasih atas pertanyaan Ananda. Sebelum menjawab pertanyaan Ananda, sebaiknya kita perhatikan dulu apa itu zakat dan apa syarat-syarat wajib zakat yang dapat kami jelaskan berikut ini:

A. Zakat Fitrah

Zakat fitrah tersusun dari dua suku kata zakat dan fitrah, zakat yang artinya sedekah yang diwajibkan, sedangkan fitrah atinya tabi’at, karakater, pembawaan. Zakat fitrah dapat dikatakan zakat pribadi yang dikeluarkan Hari Raya Idul Fitri sebelum palaksanaan Shalat ‘Id dengan tujuan untuk mensucikan jiwa dan tabiat. Zakat fitrah juga dinamakan dengan zakat Fitri karena dikeluarkan pada malam Hari Raya Idul Fitri”. Para fuqaha menyebut zakat ini pula dengan zakat kepala, zakat perbudakan, atau zakat badan.

B. Syarat – Syarat Wajib Zakat Fitrah

Zakat merupakan salah satu rukun Islam yamg lima, Oleh karena itu, zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh setiap orang mukmin bila telah memenuhi syarat-syarat yang disepakati oleh mazhab empat, sebagai berikut :

1. Islam

Harta yang dikeluarkan dalam zakat fitrah adalah milik orang Islam sehingga tidak wajib zakat bagi orang-orang kafir

2. Merdeka

Orang yang mengeluarkan zakat fitrah adalah orang merdeka sehingga tidak wajib terhadap budak atau hamba sahaya.

3. Adanya kelebihan dari makananya dan orang yang wajib nafkah baginya.

C. Membayar Zakat Fitrah dengan Uang

Dalam mazhab kita (mazhab Syafi’ie) zakat fitrah wajib dikeluarkan dengan menggunakan qut (makanan pokok yang mengenyangkan), akan tetapi golongan yang bermazhab Syafi’i berbeda pendapat tentang qut yang digunakan dalam menunaikan zakat fitrah. Di antara mereka ada yang berpendapat qut yang digunakan adalah qut balat yaitu makanan pokok yang dikonsumsi oleh suatu daerah, sekalipun muzakki (penunai zakat fitrah) tidak mengkonsumsinya. Sebahagian yang lain berpendapat qut yang digunakan adalah qut dirinya yaitu makanan pokok yang ia konsumsi walaupun daerah tersebut mengkonsumsi jenis makanan yang lain. Ada juga yang berpendapat boleh kedua-duanya, Imam Syafi’i juga berpendapat jika dalam suatu daerah ada beberapa macam makanan pokok yang dikonsumsi, maka boleh mengeluakan zakat fitrahnya qut apa saja yang diinginkannya. (Imam an-Nawawi Raudhah at-Thalibin. Beirut: Darul Ibnu Hizm, hal. 312)
Namun Imam Hanafi berpendapat bahwa jenis makanan yang dikeluarkan dalam zakat fitrah adalah hintah (gandum), syair (padi belanda), tamar (kurma), zabib (anggur), beliau juga berpendapat boleh pula mengeluarkan daqiq hintah ( gandum yang sudah menjadi tepung) dan saweq (adonan tepumg) Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa sesungguhnya Rasulullah Saw bersabda :

ادوا قبل الخروج زكاة القطر فان علي كل مسلم مدا من قمح او دقيق

Artinya: “Tunaikanlah zakat fitrah sebelum kamu keluar untuk sembahyang, maka wajib atas setiap orang merdeka mengeluarkan dua mud gandum dan daqiq (tepung dari gandum)”.( Sulaiman bin Asy’as Sajastany Abu Daud, Sunan Abu Daud, hal. 254. diriwayatkan pula dari Ibnu Abbas yang maknanya sama).
Di samping itu Imam Abu Hanifah juga berpendapat boleh pula mengeluarkan zakat fitrah dengan cara menghargakan makanan yang disebutkan di atas dengan menggunakan uang atau barang-barang yang lain dari apa saja yang dikehendakinya, bahkan beliau berpendapat mengeluarkan uang lebih baik dari pada menggunakan qut (makanan pokok yang dapat disimpan dan tahan lama) dikarenakan uang lebih banyak manfaatnya dan bisa digunakan untuk kebutuhan yang diinginkan fakir miskin.
Rasulullah s.a.w. bersabda :

اغنواهم عن المسألة فى مثل هذا اليوم

Artinya : “Perkayakanlah orang-orang miskin dari meminta-minta pada hari ini”. (Baihaqi, Sunan Kubra, Mesir: Maktabah Baitu Muslem as-Syamilah, 2000, jilid IV, hal.175. )

Hadits diatas menganjurkan kita memperkaya orang miskin yaitu memenuhi kebutuhannya, untuk memenuhi kebutuhan para fuqaraa (orang-orang miskin) boleh dengan cara memberi makanan, boleh pula dengan memberikan

7 Nama Neraka dan Ngerinya Azab di Dalamnya Nama Neraka

7 Nama Neraka dan Ngerinya Azab di Dalamnya

 Dunia merupakan tempat persinggahan sementara yang harus dilalui oleh manusia sebelum bisa sampai ke kehidupan yang kekal yaitu alam akhirat. Di dunia manusia akan diuji dengan banyak permasalahan, dan dari ujian – ujian ini, manusia akan dihitung amal perbuatannya untuk kemudian ditentukan tempat kehidupan akhirnya di alam Akhirat nanti. Manusia yang memiliki timbangan amal perbuatan baik lebih besar akan memiliki kehidupan akhirat yang baik yaitu di surga, sedangkan manusia yang memiliki timbangan amal perbuatan buruk yang lebih besar akan memiliki kehidupan akhirat yang amat sangat buruk yaitu di neraka. Berbicara mengenai kehidupan di akhirat, kali ini kami akan membagikan sedikit informasi mengenai 7 nama neraka yang ada di alam akhirat kelak.

Apa sajakah nama neraka – neraka tersebut dan seperti apakah isinya?

Berikut informasi lengkapnya telah kami siapkan untuk Anda :

1. Neraka Hawiyah Nama neraka yang pertama sekaligus yang paling ringan siksaannya adalah Neraka Hawiyah. Dalam Surah Al-Qariah dijelaskan bahwa : “Dan adapun orang – orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (Yaitu) api yang sangat panas. (Al-Qoriah : 8 – 11)”.

2.  Neraka Jahim Nama neraka yang ke dua adalah neraka Jahim. Menurut tafsiran para ahli tafsir, bahan baku yang digunakan Allah untuk menyiksa manusia yang ada di neraka Jahim adalah bebatuan. Penghuni neraka Jahim sendiri kabarnya adalah orang – orang yang sesat dalam aktivitas peribadahan kepada Allah SWT.

3. Neraka Saqar Nama neraka yang ke tiga adalah neraka Saqarr. Penjelasan Neraka Saqar ada di salah satu ayat Al-Qur’an yang artinya : “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka0? Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang – orang yang mengerjakan sholat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang – orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan.” (QS. Al-Mudatsir : 42-46).

4. Neraka Ladza Nama neraka yang ke empat adalah neraka Ladza. Hampir sama seperti neraka Hawiyah, Neraka Ladza juga dipenuhi dengan api yang bergejolak, yang panasnya dapat mengelupaskan kulit kepala manusia. Neraka ini akan dihuni oleh orang yang suka berpaling dari agama dan suka mengumpulkan harta benda untuk disimpan.

Neraka Huthamah  ⤴


5. Nama neraka yang ke lima adalah neraka Huthamah. Dalam Surah Al-Humazah ayat 5 – 7 yang artinya “Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati.”

6. Neraka Sa’ir Nama neraka yang ke enam adalah Neraka Sa’ir. Penjelasan mengenai neraka Sa’ir ada di dalam Surah An-Nisa ayat 10 yang artinya : “Sesungguhnya orang – orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh pernutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala – nyala (neraka). (An-Nisa : 10).

7. Neraka Jahannam Nama neraka yang ke tujuh adalah Neraka Jahannam. Penjelasan mengenai neraka Jahannam ada di dalam Surah Al-Hijr ayat 43 yang artinya “ Dan Sesungguhnya Jahannam itu benar – benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut – pengikut Syaitan) semuanya (Al-Hijr :43). Nah, itulah 7 nama neraka yang akan ditemui umat Manusia di akhirat nanti. Semoga dengan mengetahui informasi ini, kita dapat lebih mawas diri lagi dalam menjalani kehidupan kita di dunia sehingga dapat terhindar dari siksa 7 neraka yang ada di atas. Aamiin ya Rabb..

4 Nama Surga dan Kriteria Orang yang akan Menempatinya


4 Nama Surga dan Kriteria Orang yang akan Menempatinya

Nama Surga – Surga merupakan tempat kembali yang dijanjikan oleh Allah di akhirat kelak bagi orang – orang yang mau meluangkan waktunya di dunia untuk mengerjakan amalan perbuatan yang shaleh. Hal ini diterangkan oleh Allah SWT dalam salah satu firmannya yang artinya : “(Apakah) perumpamaan (penghuni) Jannah yang dijanjikan kepada orang – orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai – sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai – sungai dari air susu yang tidak berubah rasanya, sungai – sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai – sungai dari madu yang disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah – buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahannam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong ususnya?” (QS : Muhammad Ayat : 15).
Beberapa Nama Surga dan Kriteria Orang yang akan Menempatinya

1. Surga Firdaus
Nama Surga yang pertama adalah Surga Firdaus. Surga Firdaus merupakan surga yang dijanjikan oleh Allah kepada orang – orang yang suka mengerjakan berbagai macam amal perbuatan yang sholeh. Hal ini diterangkan di dalam salah satu firman Allah yang artinya : “Sesungguhnya orang – orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.” (QS. Al-Kahfi Ayat : 107).

2. Surga ‘Adn
Nama Surga yang ke dua adalah Surga ‘Adn. Surga ‘Adn merupakan surga yang sengaja diperuntukkan kepada orang – orang yang teguh dalam memenuhi segala janji yang ia ucapkan kepada Allah dengan sebaik – baiknya pemenuhan. Hal ini seperti apa yang dijelaskan Allah dalam salah satu firmannya yang artinya : “(yaitu) orang – orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian; dan orang – orang yang menghubungkan apa – apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, dan mereka takut kepada Tuhannya dan takut kepada hisab yang buruk.” (QS. Ar-Ra’d Ayat : 20 - 21).

3. Surga Darussalam
Nama Surga yang ke tiga adalah Surga Darussalam. Surga Darussalam merupakan surga yang dijanjikan oleh Allah untuk umatnya yang dapat mengambil pelajaran dari apa – apa yang telah diperingatkan Allah kepada manusia. Penjelasan mengenai surga ini disampaikan oleh Allah dalam salah satu firmannya yang artinya : “Dan inilah jalan Tuhanmu : (jalan) yang lurus. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan ayat – ayat (kami) kepaa orang – orang yang mengambil pelajaran; bagi mereka (disediakan) darussalam (surga) pada sisi Tuhannya dan Dialah pelindung mereka disebabkan amal – amal saleh yang selalu mereka kerjakan. (QS. Al-An’am Ayat : 127).

4. Surga Darul Muqamah
Nama Surga yang ke empat adalah Surga Darul Muqamah. Surga Darul Muqamah merupakan surga yang sengaja disediakan Allah untuk umat-Nya yang pandai bersyukur. Penjelasan mengenai Surga ini ada di dalam surah Faathir ayat 34 – 35 yang artinya : “Dan mereka berkata: Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar – benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri; yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu (QS: Faathhir Ayat 34 – 35).



Gambaran Surga
itulah 4 nama Surga yang nanti mungkin akan kita temui di akhirat. Semoga dengan mengetahui informasi ini, kita dapat meningkatkan keimanan kita menjadi lebih baik lagi sehingga kita bisa memenuhi kriteria orang – orang yang dapat memasuki 4 surga di atas. Aamiin ya Rabb..